Yunus Sang Penakut

Renungan June 3, 2024

Yunus Penakut, itulah yg sering kita dengarkan dalam cerita sebelum menyambut tidur pada masa kecil kita. Karakter Yunus sang penakut yang terus tertanam dalam benak kita.

Namun saat ini, mari kita selidiki kembali firman Tuhan dan memastikan kembali karakter sang abdi Allah ini, melihat beberapa fakta mengapa dia pantas di sebut seorang pemberani.

1. Melarikan diri,, jauh dari hadapan Tuhan ( Yunus 1:3)

Sadarkah kita bahwa dia adalah abdi Tuhan? Dan sebagai seorang abdi, dia seharusnya dengan pasti tahu bagaimna kuasa dari tuannya. Dan Yunus benar mengetahui bahwa Tuhan akan tahu kemana saja dia pergi.

Hanya ada satu alasan, mengapa dia tetap memaksakan lari jauh dari Tuhan; PEMBERONTAKAN. Dia mencoba memberontak terhadap sesuatu yg Tuhan perintahkan terhadap dia. Dan hanya seorang pemberani yang mampu melakukan PEMBERONTAKAN.

Secara sengaja ingin menunjukkan bahwa Dia tidak setuju dengan perintah Tuhan. Secara sengaja menunjukkan pertentangan dgn kehendak Tuhan.

Lukas 1:38 (TB)  Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Sebagai seorang yg mengaku hamba Tuhan, “Jadilah padaku menurut firman-Mu/Perintah-Mu”

2. Awak Kapal Takut / Yunus tertidur ( Yunus 1:4 )

Seorang penakut yang sementara melarikan diri dari Kuasa yang maha dahsyat akan selalu berawas-awas. Namun keberanian seorang Yunus menyebabkan dia tidak perduli dengan dirinya sendiri. Meyakini hidup dan mati di tangan Tuhannya.

3. Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut (Yunus 1:12)

Pasukan Berani Mati. Itulah mungkin yang terngiang dalam pemikiran saya saat membaca cerita Yunus.

Sifat alami dari seorang penakut, dia akan melakukan apapun untuk mempertahankan keberadaannya, status, dan bahkan kehidupannya. Namun jelas, itu tidak terdapat dalam karakter seorang Yunus.

4. Yunus masuk ke dalam kota (Yun 3:4)

Ninewe kota yang penuh dengan kejahatan, kota yang akan segera di hancurkan. Namun si Pemberani masuk dengan penghakiman yang jelas di kota menyatakan amaran yang pasti mereka (ninewe) akan segera dibinasakan.

Kalau benar dia adalah penakut, mungkin dia akan membawakan pekabaran amaran ini dengan penuh kehati-hatian jangan sampai menyinggung mereka sehingga membuat dia dibinasakan terlebih dahulu.

Kesimpulan

Dari beberapa fakta tersebut, kita dapat memastikan Yunus bukanlah seorang PENAKUT seperti yang selama ini kita dengar dalam cerita malam menyambut tidur.

Menjadi pertanyaan, “Lalu kenapa dia harus lari terlebih dahulu?” Kenapa dia mencoba berpaling dari tugas atau amanat yang diberikan padanya?

Yunus 4:1-2 (TB)  Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia.

Dan berdoalah ia kepada TUHAN, katanya: “Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya. 

PEMBERONTAKAN, itulah alasan yang tepat mengapa dia mencoba  melarikan diri. Dia meyakini tak perlu adanya KESELAMATAN bagi kota yang keras tengkuk itu, yang kejahatannya bahkan membuat abdi seperti Yunus geram dan ingin segera kota itu dibinasakan. Dia menyadari KASIH ALLAH begitu besar.

Dan seandainya dia harus pergi menyampaikan amaran, maka kota itu akan terjadi pertobatan dan KASIH ALLAH akan menyelamatkannya. Itulah hal yang sebenarnya dia tidak inginkan dan memilih MEMBERONTAK terhadap Allah.

Mengertikah kita, bahwa panggilan pelayanan yang selama ini kita terima, bukan karna kehebatan kita ataupun kemampuan kita dalam melayani Tuhan. Namun sama halnya dengan Yunus, panggilan Pelayanan yang kita terima ada kalanya adalah panggilan Tuhan untuk membawa kita kembali kepada PERTOBATAN yang sesungguhnya. Menyadari bahwa kita tidak lebih baik dari orang lain, karna KASIH ALLAHlah yang mampu menyelamatkan kita semua.

Oleh : Pdtm. David Rumalag

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *